Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Indonesia language

Tips Begadang

rasanya sudah cukup lama untuk tidak menulis dalam blog ini lagi. terakhhir kali saya membicarakan tentang kebosanan. dan kali ini juga artikel ini tidak berbahasa inggris melainkan hanyalah bahasa indonesia sahaja. akhir - akhir ini saya sedang mendapatkan banyak tugas dari mulai tugas kampus, kerja dan sisanya nge game wkwkwkwk. tapi sebenernya nge game nya udah berkurang banget bahkan dari semenjak dulu sering nge post di blog ini. sekarang jadi sering begadang buat bikin tugas makalah - makalah dan presentasi - presentasi di kampus saya tercinta. nah biasanya akbat dari tugas yang banyak  ini terpaksalah saya mengurangi atau bahkan menghilangkan waktu untuk hobi sendiri. bahkan tidak  hanya hobi saja namun waktu istirahat pun dipotong demi menyelesaikan sebuah tugas. dan mulailah hari - hari menjadi penuh dengan begadang dan begadang. Q=>>loh kok bisa begadang terus, gak sakit? A=>>sempat sakit sih waktu ada acara bentrok dari kampus dan tempat kerja. Q=...

Kisah Pagi yg Tak Terkenang

Matahari sudah melangkah tinggi diatas awan. Ramai jalanan dipenuhi kendaraan hingga macet berdesakan. Debu kendaraan cukup menyesakan orang – orang dijalanan. Anak sekolah sudah mulai kelelahan memikirkan jawaban soal matematika. Tukang kurir sudah mengirimkan beberapa barang ketujuannya dan beberapa orang tua sudah mulai berdatangan ke masjid untuk sholat dzuhur. Adzan pun berkumandang tepat pada waktunya. Karena dekatnya tempatku bertinggal dengan masjid ini membuat jendela rumahku sampai bergetar. Saat itulah aku baru terbangun. “hoamzz” sambil meluruskan tangan dan kakiku Sudah beberapa hari aku selalu terbangun seperti ini. Jadwal untuk hari ini sama seperti hari hari sebelumnya. Semua jadwalku terpampang di kalender kertas yang ku gantung di pintu kamar ini. Siapapun bisa langsung melihatnya dengan jelas bahwa kolom besar dibawah tanggal – tanggak itu benar – benar kosong tanpa satu huruf pun. Tidak dapat disangkal memang aku tidak ada jadwal apapun karena sedang dalam ma...

Membawa mu Kembali Chapter 2

Teringat lagi ucapan randi kemarin. Pagi ini aku terbangun dengan mimpi yg tidak akan kulupakan. Mungkin inikah yang dinamakan dengan sakit hati. Tidak ada yang terluka dan tidak pula ada yang aneh dengan tubuhku namun dadaku sesak sekali. Sebenarnya aku memang tidak sepenuhnya jujur dengan perkataanku kemarin. Tapi bagaimanapun juga ia adalah temanku sejak lama. Kebahagiannya adalah kebahagiaanku juga. Meskipun hati ini tidak dapat menerima seluruhnya namun janji telah terucap. Seseorang telah percaya akan itu dan tugasku sekarang hanyalah menepatinya. Cepat atau lambat, mau atau tak mau dan suka atau tak suka lelaki sejati harus menepatinya. Tapi apakah aku mampu… Menepatinya… Sudahlah   jika ku terlalu memikirkannya maka taka da satupun dari hal lain yang dapat kukerjakakan. Waktu terus berjalan, hari akan terlewat dan janji akan tertagih dan lina pun akan menghilang. *getar hp “eh masih dirumah?” “eh iya” “cepet dah mau masuk masih aja dirumah” “hah, iya deh” ...

Membawamu Kembali chapter 1

Matahari masih di atas memperlihatkan langit yang cerah, secerah masa depanku yang sedang ku bangun sekarang. Bangku ini adalah bangku yang paling kusukai karena terbebas dari keramaian sekolah. Berada di bagian belakang sekolah dekat dengan persawahan dan bersampingan dengan pohon rindang, disinilah tempatku dapat menyenangkan diriku disaat penat. Menatap ke ujung persawahan yang masih hijau adalah kesukaanku. Awan putih nan lembut menambah hiasan warna biru dari langit. Senyum dan senyum yang selalu terselip olehku. Sendiri sudah kebiasaanku namun bertemanpun aku mau. Kami makan, belajar dan tertawa bersama. Hanya saja dari banyaknya siswa di sma ini hanya ada dua orang yang mengetahuinya. Lina dan randi adalah teman semenjak kelas satu smp. Kami bertiga tidak berpisah meski terkikis oleh waktu bahkan waktulah yang membuat kami saling makin dekat. Tapi siang ini aku sedang sendiri hanya bertemankan musik yang tersambung dengan headset ke telingaku. Sedikit bersandar dan menut...

terapung dalam rasa

sudah berapa lama hati ini berlayar entah kapan kan bertemu dengan daratan sungguh tak ada peta maupun kompas tangan mendayung hingga memar panas cuaca mulai mengurangi ingatan sungguh semakin lama hati ini semakin cemas ingin sekali rasanya ditampar lalu bangun dari mimpi menyeramkan sungguh ingin bangun meski seperti terhempas kapan kau datang dengan kapal pesiar menemukan ku lalu cepat menyelamatkan larikan aku kedaratan dengan semua ombak yang kau libas berikanlah aku makanan karna ku lapar cinta dan kasih adalah asupan yang diutamakan kan ku makan semua dengan lahap bagai hewan buas Jakarta - 15 des 2016 terapung dalam rasa - Rafsanjani

Detik Terbaik

Nama Karya : Detik Terbaik Dibuat oleh : Ali Rafsanjani Jenis : Cerita pendek   (28 november 2016, Jakarta) Seorang pria pegawai swasta yang baru saja di phk dari kantornya pulang kerumah. Meskipun dia tau kalau kondisi di rumah dan di kantor sama kalang kabutnya. Hening langkah yang ia rasa sama dengan kondisi hatinya yang kosong. “tumben mas kok pulang cepet?” “kemarin pulang kemaleman salah, sekarang pulang kepagian salah mau kamu apa sih dek?” “yaa… engga gitu juga mas, kan mas biasanya pulang sore” “halah kamu itu kan gak tahu menau, toh yang kerja aku bukan kamu” “maaf mas” “makanya jangan nanya nanya mulu jadi istri” “mas kenapa sih? Baru pulang kok udah marah marah gitu?” “males mas” “terus harusnya gimana” “kok malah nanya lagi, harusnya kalo mas pulang yaa kamu bikinin kopi atau teh gitu” “lha gimana adek mau bikin kopi orang bahannya ga ada mas” “kan udah mas kasih duit” “kapan, dua bulan yang lalu? Udah abis mas” “makannya di iritin”...