Skip to main content

Membawamu Kembali chapter 1

Matahari masih di atas memperlihatkan langit yang cerah, secerah masa depanku yang sedang ku bangun sekarang. Bangku ini adalah bangku yang paling kusukai karena terbebas dari keramaian sekolah. Berada di bagian belakang sekolah dekat dengan persawahan dan bersampingan dengan pohon rindang, disinilah tempatku dapat menyenangkan diriku disaat penat. Menatap ke ujung persawahan yang masih hijau adalah kesukaanku. Awan putih nan lembut menambah hiasan warna biru dari langit. Senyum dan senyum yang selalu terselip olehku.
Sendiri sudah kebiasaanku namun bertemanpun aku mau. Kami makan, belajar dan tertawa bersama. Hanya saja dari banyaknya siswa di sma ini hanya ada dua orang yang mengetahuinya. Lina dan randi adalah teman semenjak kelas satu smp. Kami bertiga tidak berpisah meski terkikis oleh waktu bahkan waktulah yang membuat kami saling makin dekat. Tapi siang ini aku sedang sendiri hanya bertemankan musik yang tersambung dengan headset ke telingaku. Sedikit bersandar dan menutup mata, lamunananku dikagetkan dengan dinginya kaleng capucinno yang ditempelkan oleh seseorang ke pipiku. Mengingat tadi randi ingin mengobrol denganku, aku yakin ini adalah dia.
“nyet… ngagetin gue lu”
“yeee….. dikasih kopi gak mau lu?”
“maulah, ngagetinya gamau” sambil menangkap kopi yang ia lemparkan
“ga sibuk kan lu?” ucapnya duduk didepanku
Plek… *suara kaleng “ srpt… ahh….em…em…” jawabku menggelengkan kepala sambil meminum kopi
“gue kira lu belajar kan bentar lagi UN”
“belajar hanya untuk orang bodoh kaya lu”
“mentang mentang ulangan dapet gede mulu lu sombong bet”
“hahaha….. nah ada apa?”
Plek…*suara kaleng “gue bingung mau mulai dari mana” lalu randi meminumnya
“ngomong aja”
Randi mengambil nafas berat “gue pengen nikahin lina” ucapnya pelan sambil memutar mutarkan kaleng seakan mengaduk kopinya
*blrp.. uhuk…uhuk… “hah? Ntar deh gue gak salah denger nih?” ucapanya membuatku batuk
“I..iya itulah yang gue pikirin akhir akhir ini” randi membalas
“lu yakin kita sama sama tau lah sifat ngeselin dia kaya gimana”
“iya tapi itulah yang buat gue suka ama dia. Dia perempuan yang selalu ada buat gue. Emang salah yaa?”
Mendengarnya seperti itu mengingatkanku pada lamunanku tadi “ gak sih gue kaget aja karna gue piker kita bertiga ini sahabatan dari dulu” tambahku ini membuat seolah randi tidak cocok dengan lina
“persis setelah UN berakhira ku akan mengatakan perasaanku ini padanya” ucapanya terdengar meyakinkan seakan itu telah terjadi sekarang “aku yakin dia akan berkata yang sama kepadaku” semakin dalam perkataanya ini terasa menyentuh rasa di lubuk hati “aku benar benar mencintainya dan aku akan menikahinya setelah kita lulu dari SMA kita ini” aku tak bias berfikir lagi “menuutlu gimana?”
“eh…” pertanyaannya membingungkanku “kalo gue fikir sih orang tuanya juga bakal setuju karna lu anak orang kaya jadi mereka gak akan mempertanyakan kehidupan anaknya nanti” balas ku “gue bakal dukung lu kok bagaimanapun kejadiannya nanti” eh…
“gue gak nyangka lu bakal dukung gue. Gue fikir lu punya rasa ama dia tapi thanks ya bro lu udah mau ngedukung gue” balasanya dengan senyum lega.
“he’eh iya” balasku aneh karena yang sebenarnya dikatakan olehnya itu…
Benar.

Comments

Popular posts from this blog

Acquainted With The Night by Robert Frost Analysis Part 5

Acquaintace With The Night Analysis part 5 In this analaysis i will expalin about the denotation and connotation within the poem. First i will paraphrase the poem with each to each stanza. Stanza 1 I have been one acquainted with the night I have walked out in rain – and back in rain. I have outwalked the furthest city light. In that stanza the poem says that he has know the night or friend with the night by walk either rain and not. he use words furthest city lights which mean He has visited the outest city. Stanza 2 I have looked down the sadddest city lane. I have passed by the watchman on his beat And dropped my eyes, unnwilling to explain. This stanza give the additional explanation from the first stanza. He says that he has visit Stanza 3 I have stood still and stopped the sound of feet When far away an interrupted cry Came oveer houses from another street, That word said that he has stopped his walk to hear deeper a cry from another street. St...

Acquainted With The Night by Robert Frost Analysis Part 4

In this part, i will describe the analysis of rhyme. so here we go.... E. Rhyme Rhyme is the similar sound of words in line of poetry. for the example like the end of the lines, but rhyme is not only in the end of lines which name is Tail rhyme.There's also rhyme within words of line which called Internal rhyme. Now i will show the Tail rhyme first. I have been one acquainted with the night .   ----> A I have walked out in rain - and back in rain .   ----> B I have outwalked the furthest city light .   ----> A I have looked down the saddest city lane .   ----> A I have passed by the watchman on his beat    ----> B And dropped my eyes, unwilling to explain .   ----> A I have stood still and stopped the sound of feet    ----> A When far away an interrupted cry    ----> B Came over houses from another street ,   ----> A But not to call me back or say g...

Privacy and Policy

Privacy Policy Last updated: April 24, 2017 Mesin Huruf ("us", "we", or "our") operates the http://mesinhuruf.blogspot.com website (the "Service"). This page informs you of our policies regarding the collection, use and disclosure of Personal Information when you use our Service. We will not use or share your information with anyone except as described in this Privacy Policy. This Privacy Policy is licensed by TermsFeed to Mesin Huruf. We use your Personal Information for providing and improving the Service. By using the Service, you agree to the collection and use of information in accordance with this policy. Unless otherwise defined in this Privacy Policy, terms used in this Privacy Policy have the same meanings as in our Terms and Conditions, accessible at http://mesinhuruf.blogspot.com Information Collection And Use While using our Service, we may ask you to provide us with certain personally identifiable info...